Surya Paloh: Ini Hari yang Cukup Memprihatinkan

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 15 Oct 2015 17:32 WIB
gratifikasi bansos sumut
Surya Paloh: Ini Hari yang Cukup Memprihatinkan
Ketua Umum NasDem Surya Paloh--Antara/Prasetyo Utomo

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh terkejut dengan penetapan Patrice Rio Capella sebagai tersangka. Tapi, Surya Paloh tetap menegakkan kesepakatan yang telah dibangun di internal NasDem.

"Ini hari-hari yang cukup memperihatinkan, baik bagi saya pribadi dan juga keluarga besar Partai NasDem. Ini menimbulkan sesuatu yang cukup berat bagi kondisi, perjalanan, dan keberadaan institusi partai dengan cobaan yang datang terus-menerus," kata Surya Paloh dalam konferensi pers di kantor DPP NasDem, kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).

Surya Paloh mengingatkan kembali kepada seluruh kader, termasuk petinggi partai sekalipun, seperti Rio Capella untuk memilih satu di antara dua opsi: mengundurkan diri atau diberhentikan dari partai.

"Sekecil apa pun kesalahan yang dikenakan atau mengena, baik pada anggota maupun fungsionaris dalam aspek kasus hukum, spesifiknya tindak pidana korupsi, apabila yang bersangkutan telah dikenakan sebagai tersangka, maka kepadanya diberikan dua opsi; mengundurkan diri atau diberhentikan," tegas Surya.

Surya juga tak melupakan jasa Rio Capella yang sama-sama merintis Partai NasDem dari awal. Namun, apa pun jasa yang sudah dilakukan, kesepakatan yang telah diikrarkan di internal partai harus dipatuhi. Hal itu tak mengenal kedudukan ataupun persahabatan.

"Ini bagian dari perjalanan dan sebuah komitmen atas konsistensi sikap yang terus-menerus dipegang teguh. Saya menghargai sikap Rio yang telah menerima pengunduran diri sebagai anggota dari Partai NasDem," tukas dia.

"Partai ini kembali mempertegas sikapnya bahwa kami amat sangat menghargai upaya penegakan hukum di negeri ini. Kami tidak pernah bermain-main antara ucapan dan perbuatan. Kami tahu tidak ada seorang pun yang sempurna terbebas dari kesilapan baik yang kecil atau besar," imbuh dia.

Rio mengundurkan diri dari Partai NasDem dan keanggotaan DPR. Rio yakin roda partai NasDem akan terus berjalan dengan prinsip awal, yakni perubahan. Rio menyatakan itu didampingi kuasa hukumnya, Maqdir Ismail.

Dia diduga menerima janji, hadiah atau gratifikasi dari tersangka Gatot Pudjo Nugroho (GPN) dan Evy Susanti (ES) terkait pengamanan penanganan perkara bantuan sosial Provinsi Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumut atau Kejaksaan Agung.

Rio dijerat dengan Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 11 Undang-Undang 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi.


(YDH)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA