PDIP: Kasus Risma Dipolitisir

Githa Farahdina    •    Jumat, 23 Oct 2015 17:57 WIB
tri rismaharini
PDIP: Kasus Risma Dipolitisir
Tri Rismaharini (kiri). Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: PDI Perjuangan menilai penetapan Tri Rismaharini sebagai tersangka sarat muatan politik. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan keluar Mei 2015, namun baru diumumkan sekarang.

"Kan dari bulan Mei, ditetapkan dari bulan Mei, sekarang diumumkan publik itu penuh dengan nuansa politiknya," kata Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan Komaruddin Watubun ketika dihubungi, Jumat (23/10/2015).

Dia menyampaikan, Risma adalah calon kuat Wali Kota Surabaya yang akan dipilih pada 9 Desember. Menurut Watubun, kalau memang SPDP kasus yang menjerat Risma sudah ada sejak Mei, kenapa baru diumumkan sekarang.

"Itu cara-cara mengalahkan PDI Perjuangan di pilkada," kata Komaruddin.

PDI Perjuangan akan mengikuti proses hukum kasus ini. Sementara soal kelanjutan Risma ikut pilkada, PDI Perjuangan belum bisa menentukan sikap.

Risma menjadi tersangka kasus penyalahgunaan wewenang pemindahan kios pembangunan Pasar Turi. Penetapan itu sesuai SPDP dari Polda Jawa Timur yang diterima Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada 30 September.

"Pasal yang dituduhkan tentang penyalahgunaan wewenang yang dilakukan pejabat Pasal 421 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto.


(TRK)