Sidang Etik Setya Novanto

Riza Chalid Tanggung Pesta Perkawinan Anak Komjen Syafruddin

Annisa ayu artanti, Misbahol Munir    •    Kamis, 03 Dec 2015 13:33 WIB
pencatut nama presiden
Riza Chalid Tanggung Pesta Perkawinan Anak Komjen Syafruddin
Menteri ESDM Sudirman Said hadir memenuhi udangan pemeriksaan MKD di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/12).--Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengaruh pengusaha minyak Muhamad Riza Chalid cukup kuat di elite politik dan pejabat publik. Riza Chalid dikenal cukup royal kepada pejabat.

Hal itu terungkap dalam rekaman yang diperdengarkan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait perbincangan antara Ketua DPR Setya Novanto, Riza Chalid dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin.

Taipan minyak itu mengaku menanggung biaya pesta pernikahan anak Syafruddin pada awal 2015. "Pak Syaf (Syafruddin) waktu ngawinin anaknya, banyak, pokoknya gua gak peduli. Pesta gua yang bikin," kata Riza Chalid dalam rekaman yang diperdengarkan MKD secara terbuka di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 2 Desember malam.   

Syafruddin di sini diduga adalah mantan ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono KIB Jilid I (2004-2009). Ia juga pernah menjabat Wakapolda Sumatera Utara pada 2009 dan Kapolda Kalimantan Selatan pada 2010. Selain itu, Syafruddin pernah menjadi Kadiv Propam Mabes Polri pada 2010. Pangkat terakhir pria kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Utara itu, tercatat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol) sejak 2015.
 
Dalam berita ini, sosok Syafruddin awalnya ditulis sebagai purnawiran.
 
Sebelumnya, Riza Chalid dalam percakapan rekaman itu menanyakan apakah Freeport ikut menyumbang di acara pernikahan anak Presiden Jokowi.

Rekaman itu merupakan bukti yang diserahkan Menteri ESDM Sudirman Said terkait laporan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto. Pemutaran rekaman itu dimulai sejak pukul 19.27 WIB hingga pukul 20.44 WIB. Bukan hanya Presiden dan Wakil Presiden, ternyata banyak nama tokoh yang `dijual`. Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan paling banyak disebut, 66 kali.

Berikut potongan transkip rekaman soal keyakinan Riza Chalid Presiden Jokowi bakal turun tahta.

Inisial MS untuk Maroef Sjamsoeddin, SN untuk Setya Novanto, dan MR untuk Muhammad Riza Chalid.

MS: Assalaamualaikum Pak

SN dan MR: Widiiiihh

SN: Gak keluar Pak

MS: Enggak Pak, ada tahllilan.

SN: Gak ke Solo?

MR: Besok?

MS: Ke Solo kan lusa

SN: Kan acaranya 11, Kamis ya

MR: Bukan 12, kata Lucas. Pak Luhut pesen musti ketemu dia.

SN: Yang bayar duluan

MR: Gua duluan ya.

MS: Wah ramai

MR: Loe mau ngikut pesawat gua gak.

SN: Pak Luhutnya kan

MR: Gua sebentar, gua salaman, gua ketemu Pak Luhut gua kabur ke airport. Habis mau ngapain lagi lama-lama, yang penting buat kita nongol, salaman, ketemu Pak luhut udah.

MS: Airport sama kota kan deket.

MR: Iya

MS: Cuma macetnya Solo itu.

MR: Kalau gak naik itu, bisa jam 3 hari hari. Kalau mau. Tapi kira-kira kan bapak kira-kira sudah dapat Garuda kan. Freeport nyupport? (untuk pernikahan anak Jokowi)

MS: Nggak ada. Nggak ada kita

MR: Maklumlah presidennya, sudah banyak. (ketawa)

MS: Tidak mungkin juga terbatas kali. Bikinnya kan di Solo. Kalau seperti Pak SBY dulu bikinnya di istana kan besar-besaran. Kapasitasnya juga besar.

MR: Ini cuma 2000, 3000.

MS: Itu yang diundang. Belum keluarga. Kapasitas terbatas.

SN: Saya ditanyain wartawan di kita, Pak itu kan dibatasi oleh Menteri PAN hanya 400. Presiden sudah 2000-3000. Ya nggak ada masalah, namanya masyarakat pengin ketemu presiden.

MS: Menteri PAN kan kadang masih ecek-ecek. Dia pikir, entar gua ngawinin gua sudah pensiun. Ya kan, anaknya Menteri PAN kan masih kecil-kecil. Bayangin aja 400.

MR: Suka-suka dia Pak

MS: Susah Pak, budaya orang Indonesia kan ndak bisa begitu Pak. Bagi orang barat 400 sudah besar banget

MR: Pak Syaf waktu ngawinin anaknya, banyak, pokoknya gua gak peduli. Pesta gua yang bikin.

SN: Syaf siapa?

MR: Syafruddin.

SN: Ooo



(MBM)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

37 minutes Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA