Ahok Dapat Penghargaan Gusdur Awards 2016

M Rodhi Aulia    •    Minggu, 24 Jan 2016 12:18 WIB
basuki tjahaja purnamagus dur
Ahok Dapat Penghargaan Gusdur Awards 2016
Peresmian rumah pergerakan yang dinamakan Griya Gusdur--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Keluarga Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gusdur memberikan penghargaan Gusdur Awards 2016 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok mendapatkan penghargaan kategori Tokoh Politik dan Pemerintahan.

"Kenapa orang ini terpilih? Dia pemberani dan tegas. Selaras dengan salah satu nilai Gusdur tentang ksatria. Dia antikorupsi demi pelayanan publik lebih baik. Tegas melawan. Berani menegakkan aturan dan tegas kepada pengusaha yang tamak. Itu kesamaan Gusdur, politikus bersih," kata Putri Gusdur Yenny Wahid di sela-sela Peresmian Rumah Pergerakan: Griya Gusdur, di Jalan Taman Amir Hamzah Nomor 8, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/1/2016).

Yenny Wahid menambahkan, kesamaan Gusdur dengan Ahok tidak hanya itu. Akan tetapi suka berbicara apa saja di depan publik pun menjadi salah satu kesamaan yang menonjol.

"Ada satu lagi. Dia banyak omong. Sayangnya dia bukan (seperti) Gusdur. Jadi kita harus ingatkan untuk ngerem dikit (omongannya). Inilah dia Basuki Tjahaja Purnama," ujar Yenny saat mengumumkan sosok yang mendapatkan penghargaan.

Ahok mengaku, tidak akan ada yang sama persis dengan sosok Gusdur. Namun, lanjut Ahok, perjuangan Gusdur patut diperjuangkan sampai kapan pun. Karena mengkotakkan agama akan membuat Indonesia terus berada di persimpangan jalan.

Selain itu, Keluarga Gusdur juga menganugerahkan penghargaan kepada KH Musthofa Bisri dengan kategori tokoh agama. Pria yang akrab disapa Gus Mus ini dianggap sebagai tokoh yang memperjuangan islam Nusantara yang rahmatan lil alamin.

Dan penghargaan juga diberikan kepada Sutanto Mendut dengan kategori tokoh seniman. Tanto Mendut ini dianggap berprestasi lantaran telah menggagas festival lima gunung, yaitu Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh.

Putri Sulung Gusdur Alissa Wahid mengatakan, alasan pemberian penghargaan ini kepada tiga tokoh itu karena nilai-nilai yang digeluti selaras dengan nilai-nilai Gusdur. Baik pemikiran maupun sikap hidup.

"Gusdur wafat di ujung tahun 2009. Banyak orang bertanya atau berefleksi bahkan juga berpikir kritis, siapa yang akan melanjutkan perjuangan beliau? Ternyata banyak sekali tokoh bangsa yang memiliki keselarasan dan kecintaan yang sama. Karena itu, keluarga Ciganjur ingin menunjukkan penghargaan kami," ucap Alissa.


(YDH)