Mulai 7 Oktober, Warga Intan Jaya Papua Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Ricardo Hutahaean    •    Jumat, 30 Sep 2016 16:18 WIB
kesehatan
Mulai 7 Oktober, Warga Intan Jaya Papua Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Warga Papua mengantre untuk menikmati layanan kesehatan gratis dari Flying Doctors, dok: istimewa

Metrotvnews.com, Jayapura: PT Spirit Avia Sentosa (Flying SAS) menyelenggarakan pelayanan medis Dokter Terbang atau Flying Doctors untuk warga Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Selain dokter umum, pelayanan juga diberikan oleh dokter spesialis bedah, perawat, dan relawan non medis.

"Di Hitadipa, pelayanan itu berlangsung mulai 7 hingga 13 Oktober 2016," kata Managing Director Flying SAS, Kevin, melalui rilis yang diterima Metro TV, Jumat (30/9/2016).

Koordinator Flying Doctors dr Rini Sari Bachtiar mengapresiasi kerja sama Flying SAS dengan pemerintah setempat. Rini berharap kerja sama itu dapat meningkatkan kualitas kesehatan  masyarakat Intan Jaya.

"Sebab selama ini masyarakat Intan Jaya kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan karena berbagai kendala," ujar Riny.


(Salah satu kegiatan Flying Doctors di Papua, dok: istimewa)

Riny menambahkan tim Dokter Terbang beranggotakan seorang dokter spesialis bedah, dua dokter umum, seorang perawat, dan tiga relawan non medis. Jenis pelayanan medis yang akan dilakukan oleh Dokter Terbang adalah pengobatan umum dan bedah minor (bedah dengan anestesi lokal). Tim juga menyampaikan penyuluhan secara interaktif dengan tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat merupakan hal yang penting sebagai langkah preventif agar masyarakat Hitadipa. Sehingga, kata Riny, warga tidak mudah terserang penyakit dan memiliki kualitas hidup yang baik.

Flying SAS merupakan maskapai yang melayani penerbangan di udara Papua, khusunya di pegunungan Papua. Maskapai ini mengudara sejak 7 Maret 2016 dengan mengoperasikan empat pesawat, yakni 3 Twin Otter dan 1 Caravan. Keempat pesawat tersebut dioperasikan oleh pilot-pilot senior yang sudah memahami kondisi alam di Papua.


(RRN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA