Lima Kecamatan di Agam Rawan Erupsi Marapi

Antara    •    Selasa, 06 Jun 2017 11:50 WIB
gunung marapi
Lima Kecamatan di Agam Rawan Erupsi Marapi
Gunung Marapi terlihat mengeluarkan debu vulkanik dari Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, Minggu 4 Juni 2017 -- ANT/Iggoy el Fitra

Metrotvnews.com, Lubukbasung: Sebanyak lima dari 16 kecamatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, rawan semburan abu vulkanis akibat erupsi Gunung Merapi. Lima kecamatan itu, yakni Banuhampu, Sungaipua, Ampekangkek, Baso, dan Canduang.

"Lima kecamatan tersebut berada di sekitar Gunung Marapi dengan jarak tidak begitu jauh, sekitar lima sampai 10 kilometer," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Bambang Warsito di Lubukbasung, Senin 5 Juni 2017.

Menurut Bambang, Kecamatan Canduang dan Sungaipua merupakan yang terdekat dari Gunung Marapi. Sehingga, dua kecamatan itu sangat tinggi potensi terkena erupsi gunung api aktif itu.

Luas daerah bahaya erupsi di dua kecamatan itu sekitar 720 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 2.486 jiwa. "Ini berdasarkan kajian risiko bencana Kabupaten Agam pada 2014-2018," tambah Bambang.

Bambang menjelaskan, BPBD Agam telah memberikan sosialisasi dan simulasi bagi warga di dua kecamatan tersebut untuk menyelamatkan diri saat Gunung Marapi mulai menyemburkan abu vulkanis. Selain itu, juga disiapkan jalur evakuasi ke lokasi yang lebih aman, sehingga
masyarakat tidak kesulitan menyelamatkan diri.

"Sosialisasi dan simulasi ini telah kita adakan setiap tahun dan kegiatan itu berkat kerja sama BPBD dengan lembaga lainnya," katanya.

(Baca: BPBD Sumbar Siaga Erupsi Gunung Marapi)

Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891 meter diatas permukaan laut kembali meletus pada pukul 10.00 WIB, Minggu 5 Juni 2017. Letusan Marapi menyemburkan abu vulkanis yang mengarah ke Kabupaten Tanahdatar. Kondisi ini hampir terjadi setiap kali Gunung Marapi mengeluarkan semburan.

"Tiap gunung mengeluarkan semburan, arah angin ke timur atau ke arah Tanah Datar," katanya.

Bambang mengimbau masyarakat di lima kecamatan rawan semburan abu vulkanik untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila ada tanda-tanda gunung mengeluarkan abu vulkanis, segera mengungsi ke daerah lebih aman.

(Baca: Gunung Marapi Siaga II)


(NIN)