Survei CSIS: Publik Puas dengan Kinerja Pemerintahan Jokowi-Kalla

Dheri Agriesta    •    Selasa, 12 Sep 2017 13:03 WIB
jokowi-jk
Survei CSIS: Publik Puas dengan Kinerja Pemerintahan  Jokowi-Kalla
Peneliti Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS Arya Fernandes--MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Jakarta: Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis survei kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Angka kepuasan publik diketahui meningkat dibanding tahun lalu.

Pendapat publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Kalla meningkat signifikan dibanding dua tahun sebelumnya. Pada 2014 angka kepuasan sekitar 50,6 persen, sedangkan 2016 sekitar 66,5 persen.

"2017 naik lagi menjadi 68,3 persen, dari tahun ke tahun menunjukkan publik puas terhadap kinerja pemerintahan," kata Peneliti Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS Arya Fernandes saat merilis survei di Kantor CSIS, Jalan Tanah Abang 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa 12 September 2017.

Baca: Survei: 66,4% Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

Arya menjelaskan, ada tiga bidang utama yang menjadi sorotan CSIS. Diantaranya ekonomi, hukum, dan maritim. Kenaikan tingkat kepuasan dari tiga bidang ini bervariasi.

Pada bidang ekonomi, kenaikan cukup signifikan dibanding tahun lalu. Tercatat, masyarakat yang puas terhadap kinerja di bidang ekonomi sekitar 56,9 persen, dibanding tahun sebelumnya 46,8 persen.

Sedangkan kepuasaan di bidang hukum terbilang stagnan. Angka kepuasan publik sekitar 64 persen dibanding tahun lalu sekitar 62,1 persen.

"Kenaikan cukup signifikan dari sektor maritim, dari sebelumnya 59,4 persen di 2015 menjadi 63,9 persen di 2016, naik lagi menjadi 75,5 persen di 2017," jelas Arya.



Kenaikan signifikan di bidang maritim ini dipicu gencarnya pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur. Publik melihat hasil nyata upaya pemerintah untuk melakukan pembangunan.

"Kalau dilihat pada kondisi pembangunan angkanya jomplang sekali, 70,9 persen mengatakan baik dibandingkan lima tahun lalu, kepuasan memang disumbangkan oleh kondisi pembangunan," jelas Arya.

Survei dilakukan pada 23 hingga 30 Agustus 2017 dengan menggunakan teknik sampel dengan responden 1000 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Populasi yang menjadi responden merupakan warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih atau telah berusia 17 tahun saat survei dilakukan. Margin of error survei ini sekitar lebih kurang 3,1 persen.


(YDH)

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

23 minutes Ago

PN Jakarta Selatan mengagendakan sidang perdana gugatan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto pa…

BERITA LAINNYA