Gunung Agung Siaga

Wisatawan Masih Datangi Pura Agung Besakih

Raiza Andini    •    Selasa, 19 Sep 2017 15:30 WIB
gunung berapi
Wisatawan Masih Datangi Pura Agung Besakih
Seorang warga memotret asap yang mengepul dari kawah Gunung Agung Karangasem, Bali, Selasa 19 September 2017, Ant - Nyoman Budhiana

Metrotvnews.com, Karangasem: Aktivitas vulkanik Gunung Agung tak menurunkan minat wisatawan berdatangan ke Pura Agung Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali. Wisatawan tetap menikmati panorama Situs Warisan Dunia UNESCO itu.

Sejak 18 September 2017, BPBD Bali meningkatkan status waspada Gunung Agung dari Waspada menjadi Siaga. BPBD pun meminta warga menjauhi Gunung Agung dalam radius 7,5 Km.

Desa Besakih terkena dampak dari erupsi Gunung Agung. Desa Besakih berjarak kurang lebih 6 Km dari lereng gunung.

Meski demikian, aktivitas turis di Pura Agung Besakih masih normal. Tak ada larangan menuju bangunan suci bagi umat Hindu Bali itu.

"Normal-normal saja tidak ada perubahan berkaitan dengan wisatawan yang datang ke Besakih," ungkap Kepala Desa Adat Besakih Jero Mangku Widiartha ketika berbincang dengan Metrotvnews di Pos Pantau Gunung Agung, Selasa 19 September 2017.

Pihak Pura Agung Besakih mengimbau pemerintah untuk segera memberi peringatan kepada masyarakat maupun wisatawan terkait status siaga Gunung Agung. Hal itu diperlukan agar tidak ada warga maupun wisatawan yang terkena dampak letusan dadakan dari Gunung Agung.

"Kami-kami tidak berani menyatakan itu, kami meminta kepada pemerintah maupun tim dari vulkanologi untuk dapat mengeluarkan imbauan," terangnya.

Widiartha berharap status Gunung Agung kembali normal agar masyarakat tidak resah dan wisatawan yang hendak ke Pura Besakih bisa melakukan aktivitasnua secara normal.

"Kami berharap jangan naik lagi statusnya dan Gunung Agung tetap berdiri kokoh dengan keagungannya," tutupnya.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hujan abu tak keluar dari Gunung Agung. Peningkatan status dilakukan setelah gempa berkekuatan 2,8 SR terjadi di sekitar gunung.

"Masyarakat merasakan guncangan gempa dengan intensitas ringan," jelas Sutopo.

Sementara itu, warga di sekitar gunung mengungsi. Mereka mengaku mencium bau menyengat dari arah gunung.

Baca: Hujan Abu Terjadi di Gunung Agung

"Hujan abu sudah dirasakan oleh masyarakat. Bau belerangnya juga tercium lumayan menyengat," kata Bupati Karangasem Mas Sumatri.


(RRN)