OSC, Beasiswa Harapan Baru Calon Mahasiswa

Husen Miftahudin    •    Jumat, 22 Dec 2017 11:02 WIB
beasiswa osc
OSC, Beasiswa Harapan Baru Calon Mahasiswa
Ratusan siswa SMA mengikuti seleksi offline OSC di Mal Kuningan City, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017, sumber foto Metrotvnews.com

Jakarta: Beasiswa menjadi salah satu jalan bagi lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan mereka di perguruan tinggi. Kompetisi beasiswa secara online atau Online Scholarship Competition (OSC) yang diselenggarakan Metrotvnews.com.com dan Avitex Cat Tembok pun menjadi harapan baru.

Muhammad Afnani Alifian alias Dani, siswa SMA kelas III asal Probolinggo, Jawa Timur, mendapat informasi mengenai beasiswa itu dari laman www.osc.metrotvnews.com. Ia pun mencoba peruntungan dengan mendaftar OSC 2017. Apalagi, OSC bekerja sama dengan perguruan tinggi yang diincar Dani. 

"Karena tujuan saya Universitas Islam Malang (Unisma). Ternyata ada di OSC. Jadi saya tertarik ikut OSC," ujar Dani ditemui di ajang penyerahan beasiswa OSC di Mal Kuningan City, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017.

Informasi yang didapat Dani menyebutkan peserta lulus tes OSC akan mendapatkan beasiswa berupa biaya pendidikan gratis selama empat tahun kuliah. Selain itu, peserta juga dibebaskan dari uang pangkal masuk kampus.

Baca: Tabungan Rp1,5 Juta, Modal Anak Petani Raih Beasiswa OSC 2017

"Programnya pun independen. Jadi penerima beasiswa tak terikat kontrak apapun," lanjut Dani yang sukses mendapatkan beasiswa di kampus impiannya.

Senada dengan Dani, Adinda Markus, siswa SMA Negeri 3 Kupang, Nusa Tenggara Timur, pun ikut seleksi OSC. Adinda mendaftar kuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).

Menurut Adinda, program OSC sangat mudah. Ia cukup mengakses informasi dan pendaftaran berbekal jaringan internet.


(Adinda Markus, siswa SMA Negeri 3 Kupang, peserta OSC 2017, Medcom.id - Husen)

Di Kupang, kata Adinda, sulit mencari beasiswa seperti OSC. Selain kemudahan pendaftaran, OSC juga mudah dijangkau seluruh siswa di Indonesia.

"Semoga tahun depan kuotanya ditambah lagi supaya makin banyak lagi yang terbantu kuliahnya. Terus ditambah lagi universitas-universitas yang dikerjasamakan," harap Adinda.

Head of Marketing Communication OSC Herfindo Gading mengatakan sebanyak 42.633 siswa SMA mendaftar program tersebut. Sebagian besar pendaftar berasal dari Pulau Jawa. Sisanya berasal dari Sumatera, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua.

Baca: Peserta Seleksi OSC Didominasi Siswa asal Jawa

OSC digelar untuk kali ketiga. Pada 2017, sebanyak 12 perguruan tinggi swasta bergabung untuk menyediakan beasiswa pada 240 peserta OSC. Di antaranya Universitas Gajayana (Uniga), Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), dan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag).

Jumlah peraih beasiswa pada 2017 lebih banyak ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Setiap kampus menerima 20 siswa yang lolos seleksi.

Findo mengaku kesulitan terbesar penyelenggaraan OSC adalah mencari kampus-kampus pendukung yang ikut berpartisipasi. Untuk tahun depan, OSC menyasar kampus dari luar Pulau Jawa.

"Rencananya kita mau coba expand ke kampus-kampus daerah Makassar dan Bali untuk kita libatkan perguruan tinggi swasta (PTS) dari sana. Mungkin bisa jadi tahun depan ada 15 PTS yang berpartisipasi dengan sejumlah beasiswa yang juga mungkin lebih banyak," terang dia.


(RRN)