11,824 Warga di DKI Jakarta Mengungsi Akibat Banjir

Haifa Salsabila    •    Kamis, 08 Feb 2018 01:33 WIB
banjir jakarta
11,824 Warga di DKI Jakarta Mengungsi Akibat Banjir
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Februari 2018. Foto: Medcom.id/ Haifa Salsabila.

Jakarta: Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan bahwa korban banjir di Jakarta sejak Senin, 5 Februari 2018 sudah mencapai 11,824 jiwa. Pemerintah Provinsi DKI terus memantau kondisi terkini banjir di sejumlah wilayah terdampak, yakni Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

"Hingga saat ini, terdapat sebanyak 55 lokasi pengungsian di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dengan total pengungsi sebanyak 11.824 jiwa dari 4.084 Kartu Keluarga (KK)," kata Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Februari 2018.

Baca: Pencegahan Banjir Era Anies Baswedan Disebut tidak Ada

Saefullah menjelaskan, saat ini wilayah Jakarta Selatan, korban tersebar di tiga kecamatan, lima kelurahan, 11 RW dan 24 RT. Sementara itu, untuk wilayah Jakarta Timur yang terdampak banjir ada tiga kecamatan, enam kelurahan, 25 RW, dan 115 RT.

Saefullah kembali mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Sumber Daya Air DKI, sejumlah pintu air telah berada di status siaga 3 (waspada) dan siaga 1 (bencana). Pintu Air berstatus siaga 1 yakni pintu air Jembatan Merah dengan ketinggian air 226 centimeter.

Sementara untuk pintu air berstatus siaga 3 yakni, pintu air Manggarai dengan ketinggian air 771 centimeter, pintu air Karet dengan ketinggi 493 centimeter, pintu air Istiqlal dengan ketinggian 273 centimeter, dan pintu air Hek dengan ketinggian 192 centimeter.

"Untuk mengantisipasi ketinggian air, Dinas Sumber Daya Air DKI juga telah menyiagakan 423 rumah pompa dan 133 mobil pompa," lanjut Saefullah.

Pemprov DKI pun terus menyalurkan bantuan seperti nasi, mie instan, air, obat-obatan, dan pakaian kepada warga yang terkena banjir di posko-posko pengungsian.

Baca: Bantuan untuk Korban Banjir Masih Berdatangan


(DEN)