SBY: Jika Allah Takdirkan, Demokrat Senang Berjuang Bersama Jokowi

Whisnu Mardiansyah    •    Sabtu, 10 Mar 2018 12:14 WIB
pilpres 2019
SBY: Jika Allah Takdirkan, Demokrat Senang Berjuang Bersama Jokowi
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)--MI/Ramdani

Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sinyal ketertarikan membentuk koalisi dengan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. SBY sendiri memastikan partainya akan mengusung capres dan cawapres, tak lagi netral seperti di 2014 lalu. 

"Pak Presiden, jika Allah mentakdirkan, senang Partai Demokrat berjuang bersama bapak (Jokowi),"  kata SBY dalam pidatonya saat Rapimnas Partai Demokrat di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, 10 Maret 2018.

Partai Demokrat siap berkerja sama dalam menyusun visi dan misi platform pemerintahan selama 2019-2024 mendatang. Tentu, Partai Demokrat harus ikut ambil bagian dalam agenda platform ke depan. 

"Tentu bapak (Jokowi) sangat memahami sebagaimana pengalaman saya Pilpres 2004 dan 2009. Perjuangan bersama apapun namanya koalisi atau aliansi berhasil jika kerangka kebersamaan tetap," terangnya. 

Baca: Demokrat: Jadi Capres tak Perlu Pengalaman

SBY pun menyampaikan koalisi yang terbangun harus ada rasa saling menghormati dan kepercayaan. Atas dasar itu, Partai Demokrat mengaku siap bergabung. 

"Sebuah koalisi yang Insyaallah berhasil ke depannya. Dan diantara kami partai koalisi haruslah saling berbagi haruslah solid muncul respect dan trust. Ini sangat penting, koalisi adalah masalah hati. Partai Demokrat siap membangun koalisi seperti itu," paparnya.

Baca: SBY Pastikan Demokrat Usung Capres dan Cawapres di 2019

Dalam pidatonya, SBY beberapa kali menyampaikan harapannya kepada Jokowi agar sukses menuntaskan pemerintahan hingga akhir masa jabatan 2019. SBY pun mendoakan Jokowi sukses di Pemilu 2019. 

"Semoga pula dalam Pilpres 2019 bapak juga sukses sesuai dengan harapan dan keinginan bapak," kata SBY dalam pidatonya 

SBY menuturkan tantangan yang dihadapi Jokowi menjelang tahun politik tak jauh berbeda seperti yang dialaminya di tahun 2008. Terutama soal gejolak ekonomi dunia yang mempengaruhi perekonomian nasional. 

SBY pun yakin pemerintahan Jokowi mampu mengatasi tantangan ekonomi saat ini seperti yang dihadapinya lalu. Demi menghadapi tantangan ke depan, SBY mengutarakan partainya siap bekerjasama dengan Jokowi selama lima tahun mendatang. 

Rapimnas Partai Demokrat digelar dua hari 10-11 Maret 2018. Selain SBY, Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu Agus Harimurti Yudhoyono juga akan memberikan pidato politiknya. 

Beberapa menteri dari kabinet kerja Jokowi-JK pun turut hadir. Diantaranya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menkopolhukam Wiranto. Serta Wakil Presiden ke 11 Boediono. 

Rapimnas yang diikuti seluruh unsur DPP, DPD, DPC hingga level pengurus anak cabang (PAC) Partai Demokrat se-Indonesia itu akan membahas strategi dan upaya partai untuk pemenangan Pilkada 2018 dan Pileg serta Pilpres 2019.



(YDH)