Satpol PP DKI Dianggap tak Konsisten Tertibkan Trotoar

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 28 Sep 2018 10:58 WIB
trotoar
Satpol PP DKI Dianggap tak Konsisten Tertibkan Trotoar
PKL menggelar lapak dagangannya hingga menutupi trotoar di kawasan Jatinegara, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah.

Jakarta: Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono mempersoalkan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI belakangan ini. Ia melihat Satpol PP mulai agak kendor menertibkan trotoar.

"Harusnya konsisten melakukan penertiban, harus continue sehingga masyarakat paham betul program Pemprov DKI," kata Gembong pada Medcom.id, Jumat, 28 September 2018.

Beberapa trotoar, kata dia, mulai diokupasi oleh pedagang kaki lima (PKL). Ini terlihat di Pasar Minggu, Jatinegara, dan sejumlah lokasi lain. Hal ini harusnya ditertibkan oleh Satpol PP.

Gembong melihat isu pergantian atau lelang jabatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebagai penyebab kendornya kinerja. "Seharusnya tidak berpengaruh, tapi fakta di lapangan mengendorkan ritme kerja," imbuh dia.

Dia menyarankan Pemprov DKI memberi penilaian secara terbuka pada SKPD. Isu mengenai lelang jabatan tak perlu timbul, padahal pejabat terkait masih bekerja. Pasalnya, kinerja mereka akan terpengaruh hal itu.

Baca: Pelebaran Trotoar Sudirman-Thamrin Rampung Akhir Juli

Gembong melihat sudah ada alat ukur yang jelas, yakni kinerja SKPD yang akuntabel. "Kalau dirasa tidak maksimal ya diganti saja," kata dia.

Seperti diketahui, banyak trotoar di Ibu Kota kembali dimanfaatkan PKL. Hal ini rata-rata terjadi menjelang malam hari. Saat malam minggu misalnya, banyak pedagang menggelar dagangannya di sekitar trotoar Thamrin.




(OGI)