NEWSTICKER

BMKG: Gempa M 5,8 di Sukabumi Akibat Patahan Lempeng Indo-Australia

8 December 2022 09:25

Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa magnitudo 5,8 yang mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, bukan gempa megathrust. Daryono menjelaskan gempa Sukabumi terjadi karena patahan di lempeng Indo-Australia yang populer disebut gempa instralab.

"Gempa ini akibat adanya deformasi atau patahan dalam lempeng Indo-Australia yang para ahli menyebutnya sebagai gempa instraslab atau gempa Beinoff. Jadi gempa ini bukan gempa megathrust, bukan gempa kerak dangkal di permukaan. Ini adalah gempa di kedalaman menengah pada kedalaman 122 kilometer," kata Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono saat di konfirmasi dalam tayangan Breaking News Metro Tv, Kamis (8/12/2022).

Daryono juga mengatakan gempa yang mengguncang Sukabumi tidak dangkal sehingga tidak berpotensi tsunami. Ia menjelaskan karakteristik gempa instraslab mampu meradiasi energi lebih kuat dan memiliki spektrum guncangan yang luas.

Getaran gempa terasa hingga Jakarta, Banten, Jawa Tengah bagian barat. Hingga saat ini belum ada informasi perihal korban jiwa ataupun kerusakan yang dialami di daerah Sukabumi sebagai pusat gempa.