NEWSTICKER

Belajar dari Gempa Cianjur, Dirjen Perumahan PUPR: Bangunan Tahan Gempa It's a Must!

25 November 2022 06:05

Gempa yang melanda Cianjur, Jawa Barat, merusak 57 ribu rumah warga, baik itu rusak ringan, sedang, maupun rusak berat. Oleh karena itu diperlukan perbaikan dan relokasi bagi warga terdampak.

Sebagai antisipasi di masa mendatang, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Irwan Suprijanto mengungkap konsep bangunan tahan gempa jadi solusi penanganan untuk perbaikan rumah-rumah warga terdampak. Mengingat gempa di Cianjur disebut memiliki siklus 20 tahunan sekali.

"Jadi harus membangun kembali dengan baik, dan konsep bangunan tahan gempa it's a must, ini sebuah keharusan," ujar Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Irwan Suprijanto.

Adapun dana yang diberikan oleh pemerintah yaitu, untuk kerusakan ringan Rp 10 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan Rp 50 juta untuk kerusakan berat. Kementerian PUPR bekerja sama dengan BNPB, pemerintah daerah setempat, relawan dan mahasiswa untuk mendata lebih akurat kriteria kerusakan-kerusakan rumah warga.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Irwan Suprijanto menyebut apabila pemerintah daerah bisa cepat menyiapkan atau menentukan penetapan lokasi, maka Kementerian PUPR beserta Badan Geologi, dan BMKG bisa langsung mengecek lokasi tesebut sebagai relokasi.

"Apabila lokasi tersebut memang layak, Kementerian PUPR dari titik tersebut langsung bergerak," kata Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Irwan Suprijanto.