NEWSTICKER

6 Terdakwa Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J Terancam Pasal UU ITE

19 October 2022 10:02

Enam terdakwa kasus obstruction of justice yang membantu Ferdy Sambo dalam upaya menghilangkan barang bukti kasus pembunuhan Brigadir J terancam Pasal 40 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara.

"Memang terkait di Duren 3, itu adalah penghilangan dan merusak barang bukti terkait IT, CCTV, sehingga sampai membuat suatu kesulitan bagi penyidik untuk merekontruksi perbuatan tersangka," ujar Pakar Hukum Pidana Hibnu Nugroho, Rabu (19/10/2022).

Jaksa akan menjerat enam terdakwa kasus obstruction of justice menggunakan Undang-Undang ITE dibanding KUHP. Pakar hukum pidana Hibnu Nugroho menjelaskan, surat dakwaan yang dibuat oleh JPU dinilai berlapis. Sehingga diduga JPU melihat melalui pengerusakan barang bukti yang terkait teknologi (IT). Oleh sebab itu JPU akan menggunakan Undang-Undang ITE.

Selain itu, barang bukti dan fakta yang ada di TKP bisa membuktikan tersangka melakukan pelanggaran UU ITE maka Hendra Cs bisa terjerat undang-undang tersebut. Sementara itu, pihak kuasa hukum terdakwa memiliki kesempatan untuk meringankan tuntutan jaksa apabila tidak terbukti melanggar UU ITE dan dialihkan ke KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

"Kita lihat, ada 6 tersangka kan, saya kira ada yang optimal UU ITE ada yang tidak mungkin, karena tidak semua merusak barang bukti, ada juga yang sekedar memindahkan," lanjut Hibnu Nugroho.