NEWSTICKER

Kasus 'Ayah Sejuta Anak', Kepala Desa: Tidak Tahu Rumah Pelaku Jadi Kantor Yayasan

29 September 2022 22:01

Pasca penangkapan Suhendra pemilik Yayasan Sejuta Anak, kondisi rumah penampungan ibu dan bayi yang berada Ciseeng, Kabupaten Bogor terlihat sepi. Namun salah satu kerabat pelaku yakni adik pelaku menempati rumah tersebut. Yayasan tersebut juga diketahui ilegal karena tidak terdaftar di Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Kepala Desa Kuripan Siti Aswat Narulita menjelaskan, sebelumnya tidak mengetahui bahwa terdapat praktik jual beli bayi di kediaman pelaku. Siti Aswat hanya mengetahui adanya ibu-ibu hamil yang berada di rumah pelaku. Menurut pengakuan dari Kepala Desa Kuripan, pelaku melaporkan izin yayasan tersebut ke desa kurang lebih selama dua bulan.

Namun setelah ditanya kembali, pelaku mengaku kegiatan yayasan sosial merekrut ibu hamil berjalan selama enam bulan hingga satu tahun. Yayasan tersebut ternyata terdaftar di yayasan daerah Kabupaten Tangerang.

Menurut informasi pasca penangkapan pelaku, terdapat lima orang ibu hamil yang ada di rumah tersebut, namun saat ini telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Kronologi awal kasus ini yakni pelaku, Suhendra mendirikan Yayasan 'Ayah Sejuta Anak' dan mencari calon korbannya dengan memasarkan video di media sosial. Kemudian ibu-ibu hamil tersebut ditampung di rumah pelaku.

Menurut pengakuan warga sekitar, mereka mengaku merasa terganggu dengan para ibu-ibu yang datang, namun tidak merasa curiga karena pelaku selama ini dikenal ramah dan baik kepada tetangga.