NEWSTICKER

Tag Result:

Kesaksian ART saat Bantu Pembunuh Sekeluarga di Magelang Evakuasi Para Korban

Kesaksian ART saat Bantu Pembunuh Sekeluarga di Magelang Evakuasi Para Korban

Metro Hari Ini • 8 days ago pembunuhan

Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga yang diracun di Magelang, Jawa Tengah, tidak mengetahui majikannya meninggal akibat keracunan dan mengira hanya pingsan. ART dihubungi tersangka untuk membantu mengevakuasi para korban karena terpeleset di kamar mandi.

"Saya ditelepon oleh Mas Dhio dan disuruh untuk menolong bapak, ibu dan kakak karena jatuh di kamar mandi dan pingsan. Saya fokus menolong tiga korban itu bersama dengan Mas Dhio, dan waktu itu saya cuma tau mereka pingsan karena terpeleset di kamar mandi," ujar ART keluarga Dhio Daffa Sartinah.

Keluarga Bantah Anak yang Racuni Orang Tua & Kakak Kandung adalah Tulang Punggung

Keluarga Bantah Anak yang Racuni Orang Tua & Kakak Kandung adalah Tulang Punggung

Metro Hari Ini • 8 days ago pembunuhan

Kasus pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di Magelang, Jawa Tengah masih berlanjut. Pihak keluarga menyampaikan keterangan berbeda dari keterangan yang telah diberikan oleh tersangka kepada Polisi. Keterangan keluarga ini pun menguak fakta baru atas kasus pembunuhan ini.

Tiga orang dalam satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak pertama di Desa Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah tewas setelah diracun. Peristiwa bermula pada 28 November 2022 lalu ketika ketiga korban merasa mual dan muntah usai meneguk minuman. Kejadian serupa kembali terjadi pada 29 November 2022 yang mengakibatkan ketiganya tewas.
 
Dari hasil penyelidikan Polisi, diketahui pelaku pembunuhan adalah anak kedua dari korban itu sendiri yakni Dhio Daffa (22). Dhio tega meracuni keluarganya dengan racun yang Ia beli secara online.

Motif sakit hati diduga mendasari Dhio Daffa meracuni keluarganya sendiri. Namun, polisi hingga kini masih menggali kebenaran motif tersebut.

Keluarga korban pembunuhan membantah keterangan Dhio Daffa yang menjadi tulang punggung keluarga. Selama ini di mata keluarga besar, Dhio Daffa dikenal kerap mengelabui dan berbohong kepada orangtua.

Kasus ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Pihak keluarga pun menyerahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan diproses sesuai hukum yang berlaku. 

Heboh Wanita Berkaos Sambo Nekat Terobos Area Sidang

Heboh Wanita Berkaos Sambo Nekat Terobos Area Sidang

Headline News • 10 days ago pembunuhan

Seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya tiba-tiba menerobos masuk ke area steril persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022). Wanita tersebut memakai kaos bergambar Sambo dan sempat berbicara dengan Ferdy Sambo.

Pihak kejaksaan sempat meneriaki wanita tersebut agar meninggalkan area steril persidangan. Saat Ferdy Sambo meninggalkan ruang sidang, wanita tersebut juga masih terus mengikutinya. Momen tersebut terjadi sesaat setelah hakim memutuskan menunda sementara jalannya sidang.  

Selain membuntuti Sambo, wanita misterius itu juga tampak memotret Sambo saat majelis hakim meninggalkan ruang sidang.

Anak Racuni Keluarganya di Magelang Terancam Hukuman Mati

Anak Racuni Keluarganya di Magelang Terancam Hukuman Mati

Headline News • 10 days ago pembunuhan

Polisi menetapkan DDS sebagai tersangka pembunuhan satu keluarga di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (29/11/2022). Akibat tindakannya tersebut, DDS dijerat dengan Pasal 340 Jo 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Setelah diperiksa polisi, DDS mengakui sengaja meracun kedua orang tua dan kakaknya karena sakit hati harus menanggung beban keluarga. Bahkan, aksi meracuni keluarganya tersebut telah dilakukan sebanyak dua kali. Namun, aksi pertamanya gagal lantaran para korban hanya mengalami mual serta muntah.
 
Penetapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah kejanggalan, salah satunya pelaku menolak ayah ibu serta kakaknyauntuk diautopsi.

Hingga kini polisi masih terus mendalami motif pembunuhan satu keluarga tersebut.  Sebelumnya, satu keluarga terdiri dari suami istri dan satu anak perempuannya tewas karena diracuni di rumah mereka di Kampung Prajenan, Desa Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah. 

Sidang Perkara Diadang Sandiwara

Sidang Perkara Diadang Sandiwara

Metro This Week • 13 days ago pembunuhan

Sepekan ditunda, persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pekan ini. Meski masih diselimuti aroma drama, tetapi persidangan juga menguak sejumlah fakta.

Sebanyak 10 polisi dihadirkan jaksa dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Ferdy Sambo. Dalam kesaksiannya, Mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Ridwan Soplanit mengaku terhanyut oleh skenario Ferdy Sambo soal aksi tembak menembak antara Brigadir J dengan Richard Eliezer.

Psikolog Forensik: Isu Kepribadian Ganda Brigadir J Diangkat untuk Meringankan Hukuman Sambo

Psikolog Forensik: Isu Kepribadian Ganda Brigadir J Diangkat untuk Meringankan Hukuman Sambo

Kontroversi • 16 days ago pembunuhan

Persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dipenuhi oleh keterangan-keterangan saksi yang menyudutkan korban. Pakar Psikologi Forensik Reza indragi mengatakan hal tesebut dilakukan agar hukuman Ferdy Sambo cs dikurangi.

"Kuasa hukum Ferdy Sambo bercerita tentang kepribadian Yosua tentu targetnya yaitu Ferdy Sambo dapat keringanan hukuman," ujar Reza indragi dalam program Kontroversi Metro TV, Kamis (17/11/2022).

Menurut Reza, pernyataan tersebut akan menimbulkan persoalan pidana baru. Pernyataan yang menyebut Brigadir J memiliki kepribadian ganda terkesan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tidak memberikan hak Brigadir J.

Kejagung Ingin Evaluasi Persidangan Sambo Cs

Kejagung Ingin Evaluasi Persidangan Sambo Cs

Metro Xinwen • 22 days ago pembunuhan

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana mengatakan, penundaan sidang kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel tidak berkaitan dengan gelaran KTT G20. Namun, pihaknya ingin mengevaluasi persidangan Sambo cs.

Ketut Sumedana juga memastikan bahwa penundaan selama hampir satu pekan itu tidak akan mengganggu prinsip asas cepat sederhana persidangan. Ketut menambahkan, selain kasus Sambo cs, seluruh kasus persidangan yang sedang menarik perhatian publik juga akan dievaluasi oleh Kejagung RI.

Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Mutilasi Istri di Sumut

Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Mutilasi Istri di Sumut

Metro Malam • 24 days ago pembunuhan

Polda Sumut menurunkan tim psikologis untuk memeriksa kejiwaan tersangka pembunuhan terhadap istrinya yang menggemparkan Medan, Sumatera Utara. Pelaku dengan sadis memutilasi dan memasak tubuh sang istri.
 
"Tim psikologis Polda Sumut bersama Dinas Kesehatan Kabupaten ditunjuk untuk memeriksa seperti apa kejiwaan tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi

Hadi menjelaskan, kejiwaan tersangka sejauh ini dinyatakan normal. Hal itu bisa terlihat karena tersangka bisa berkomunikasi dengan baik dengan tim psikologi. Segala pertanyaan juga selalu di jawab dengan jelas.

Sebelumnya, tindakan tersangka membuat geger karena tidak hanya memutilasi istrinya sendiri. Pelaku juga diduga memasak potongan tubuh istrinya dengan alasan sakit hati.

Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Unpad Bakal Jalani Tes Urine

Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Unpad Bakal Jalani Tes Urine

Metro Siang • 25 days ago pembunuhan

Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung akan melakukan pemeriksaan penyalahgunaan narkoba terhadap tersangka pembunuhan mahasiswa Unpad inisal FA. Polisi akan lakukan tes urine terhadap tersangka.

Hal ini dikatakan Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo. Menurut Kusworo, jika ditemukan pelaku mengkonsumsi narkoba maka akan dilakukan tindakan hukum di luar proses hukum yang saat ini tengah dijalani.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi apabila tersangka memiliki keterkaitan dengan jaringan pengedar narkoba. 

Polisi Selidiki Motif Suami Mutilasi Istri di Humbahas Sumut

Polisi Selidiki Motif Suami Mutilasi Istri di Humbahas Sumut

Metro Hari Ini • 26 days ago pembunuhan

Seorang suami di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara tega memutilasi dan membakar potongan tubuh sang istri di belakang rumahnya, Sabtu, (12/11/2022). Polisi hingga kini masih dalami motif pembunuhan tersebut.

Aksi sadis tersebut terungkap usai polisi mendapat laporan, seorang warga yang melihat pelaku membawa karung yang berisikan potongan tubuh sang istri. Saksi melihat terdapat dua potongan tubuh yang dibakar. 

Waspada Bahaya Konten Digital Picu Kejahatan!

Waspada Bahaya Konten Digital Picu Kejahatan!

Newsline • 26 days ago pembunuhan

Tersangka pembunuh Mahasiswa UNPAD berinisial FA dari hasil penyelidikan polisi, didapati  telah merencanakan aksinya sejak bulan Oktober lalu. Tersangka juga diketahui mencari cara membunuh melalui internet. Pakar Psikolog Forensik, Reza Indragiri mengimbau agar masyarakat bisa memilih apa yang ditonton dan diperlajari. 

"Itu sebabnya ada sekelompok manusia yang harus ekstra hati-hati dalam memilih apa yang akan ia saksikan, yang ditonton dan apa yang dia pelajari," ujar Reza Indragiri dalam Newsline Metro TV, Minggu (13/11/2022). 

Kebebasan mengakses berbagai macam konten digital membuat kita rentan akan efek radiasi dari berbagai macam konten negatif yang beredar di dunia maya. Oleh sebab itu pemilihan konten serta pembelakan diri secara intelektual menjadi peran penting untuk menangkal hal negatif dari dunia maya.

Pembunuh Mahasiswa UNPAD Temukan Cara Membunuh Melalui Internet

Pembunuh Mahasiswa UNPAD Temukan Cara Membunuh Melalui Internet

Newsline • 26 days ago pembunuhan

Tersangka pembunuhan Mahasiswa UNPAD berinisial FA dari hasil penyelidikan polisi, didapati  telah merencanakan aksinya sejak Oktober lalu. Tersangka juga diketahui mencari cara membunuh melalui internet.

Hal tersebut diakui tersangka saat ditanya petugas kepolisian Polrestabes Bandung. Dari telepon genggam milik tersangka, polisi menemukan penelusuran Google bagaimana cara pembunuhan berantai dan beberapa cara lain.

Modus pelaku berpura-pura menjadi ojek online, sehingga mudah menemui korban dengan alasan mengantarkan paket. Pelaku terancam Pasal 340 subsider 338 dan 351 ayat 1 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup hingga hukuman mati.

Mahasiswa Unpad Tewas di Tangan Temannya

Mahasiswa Unpad Tewas di Tangan Temannya

Primetime News • 27 days ago pembunuhan

Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial CAM (23) ditemukan bersimbah darah di rumahnya yang terletak di Komplek Gading Tetuka 2, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/11/2022) siang. Pelaku penusukan yang telah berhasil diringkus ternyata merupakan teman dekat korban. 

Berdasarkan informasi warga, pelaku penusukan yang saat itu menggunakan jaket ojek online sempat terlihat di sekitar TKP. Tidak berselang lama, warga mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban, dan melihat pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nahas nyawanya tidak tertolong. 

Pelaku penusukan berinisial (FA) merupakan salah satu teman dekat korban. Motif pembunuhan tersebut dipicu sakit hati lantaran korban berupaya menyebarkan foto aib milik pelaku.

Pelaku sengaja menggunakan jaket ojek online agar tidak mudah dicurigai. Pelaku lantas mendatangi rumah korban dengan berpura-pura sebagai ojek online yang hendak mengantarkan paket. 

Korban saat ini telah dimakamkan di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat. Pihak keluarga berharap pelaku mendapat hukuman yang sebanding atas perbuatannya. 

Pembunuh Mahasiswa Unpad Diringkus di Rumah Orang Tua

Pembunuh Mahasiswa Unpad Diringkus di Rumah Orang Tua

Primetime News • 27 days ago pembunuhan

Polresta Bandung berhasil menangkap pelaku penusukan mahasiswa Unpad di perumahan Gading Tutuka, Kabupaten Bandung. Pelaku ditangkap di rumah orang tuanya di Coblong, Bandung, Jumat (11/11/2022) kemarin.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa jaket ojek online dan sebilah pisau serta kendaraan yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksinya. Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, pelaku merencanakan pembunuhan sejak bulan lalu.

"Pada pukul 11.30 WIB kami berhasil mengamankan tersangka di rumah orang tua tersangka," ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo 

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Anak Perempuan di Cimahi

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Anak Perempuan di Cimahi

Top News • 28 days ago pembunuhan

Polisi bersama Kejaksaan Negeri Cimahi menggelar rekonstruksi adegan kasus penusukan terhadap seorang anak perempuan di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (11/11/2022). Ibu korban yang menyaksikan proses rekonstruksi sempat terbawa emosi saat melihat adegan pelaku menusuk anaknya demi mendapat sebuah ponsel.
 
Rekonstruksi adegan kasus penusukan hingga tewas terhadap seorang bocah perempuan saat pulang mengaji diwarnai sumpah serapah dari warga terhadap pelaku, Ical. Proses rekontruksi tersebut berisi delapan adegan. Sebelum melancarkan aksinya, Ical mengaku sempat menenggak minuman keras di sebuah kost bersama temannya. 

Usai rekonstruksi, berkas perkara tersebut akan dilimpahkan Kejaksaan Negeri Cimahi untuk segera disidangkan.
 
Sebelumnya, gara-gara sering diejek tak memiliki ponsel oleh teman-temannya, Ical nekat menusuk korban hingga tewas demi mendapat ponsel milik korban. Naas, saat peristiwa terjadi, korban tidak membawa ponsel.

Bantah Kesaksian Adzan Romer, Kuasa Hukum: Ferdy Sambo Tak Pakai Sarung Tangan Hitam

Bantah Kesaksian Adzan Romer, Kuasa Hukum: Ferdy Sambo Tak Pakai Sarung Tangan Hitam

Primetime News • 1 month ago pembunuhan

Adzan Romer berikan kesaksian di persidangan bahwa dirinya melihat sambo mengenakan sarung tangan hitam, hal tersebut dibantah oleh kuasa hukum Ferdy Sambo Arman Hanis. Arman Hanis sempat mendesak JPU untuk membuka rekaman video CCTV untuk buktikan tuduhan Romer adalah salah.

"Kami minta diputarkan CCTV, dan terlihat jelas saat itu terdakwa FS memasukkan senjata ke saku kanannya tidak mengenakan sarung tangan," ujar Kuasa Hukum Ferdy Sambo Arman Hanis.

Namun, hal tersebut tidak dapat diwujudkan oleh JPU lantaran pengadilan tidak menerima bukti berupa video. JPU juga menekankan bahwa keterangan yang diberikan saksi di persidangan yang ia yakini.

Pakar Hukum: Hasil Balistik akan Ungkap Siapa Saja yang Tembak Brigadir J

Pakar Hukum: Hasil Balistik akan Ungkap Siapa Saja yang Tembak Brigadir J

Breaking News • 1 month ago pembunuhan

Majelis hakim menyebut dalam dakwaan hanya ada dua orang yang melakukan penembakan kepada Brigadir J. Namun, kuasa hukum Brigadir J mengatakan bahwa ada tiga orang yang menembak. Menurut pakar pukum Asep Iwan Iriawan faktanya akan diugkap oleh hasil balistik.

"Balistik kan nanti yang memberitahu, jarak tembak, yang kena bagian apa, dan pelurunya apa," ujar Asep Iwan Iriawan dalam wawancara daring di program Breaking News Metro TV, Selasa, (8/11/2022).

Majelis hakim masih mencoba mengungkap fakta tentang jumlah penembak Brigadir J dengan mencecar para saksi dengan berbagai pertanyaan. Hingga kini, hanya Richard Eliezer dan Ferdy Sambo yang terbukti melakukan penembakan. 

2 ART Ferdy Sambo Kembali Mangkir di Persidangan, Ada Apa?

2 ART Ferdy Sambo Kembali Mangkir di Persidangan, Ada Apa?

Breaking News • 1 month ago pembunuhan

Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di gelar dengan beragendakan pemeriksaan 13 orang saksi, Selasa, (8/11/2022). Namun, Sartini dan Rojiah yang merupakan ART Ferdy Sambo lagi-lagi tidak hadir pada persidangan tersebut tanpa alasan yang jelas.

Saat ini, hanya ada sepuluh orang saksi yang hadir dalam persidangan untuk berikan kesaksian. Empat di antaranya telah memberikan kesaksian, yakni Pragyogi, Adzan Romer, Farhan dan Daden. Empat saksi tersebut merupakan ajudan dari Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Sartini dan Rojiah sempat dipanggil untuk memberikan kesaksian dalam persidangan Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf tetapi mereka tidak hadir, Senin (7/11/2022). Namun, keduanya kembali tidak hadir dalam persidangan untuk berikan kesaksian di persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (8/11/2022).

Sidang Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Digabung, LPSK: Idealnya Dipisah

Sidang Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Digabung, LPSK: Idealnya Dipisah

Primetime News • 1 month ago Pembunuhan

Sidang lanjutan pemeriksaan saksi terhadap terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berpotensi kembali digelar bersamaan pekan depan. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut idealnya sidang antara terdakwa satu dengan yang lainnya harus dipisah. Namun, LPSK tetap menghormati dan menghargai keputusan jalannya sidang yang telah dibuat oleh Majelis Hakim.

"Kami sudah mengirim surat kepada majelis hakim berkaitan dengan hal tersebut, tetapi jika majelis hakim telah menetapkan dan memutuskan untuk digabung, kami menghargai dan menghormati," jelas Wakil Ketua LPSK Susilaningtias dalam Primetime News Metro TV, Senin, (7/11/2022).

Sementara itu, Susilaningtias juga mengatakan bahwa kesehatan mental Richard eliezer harus terjaga agar dapat memberikan pernyataan yang konsisten di persidangan.

"Kami tetap menjalankan kewajiban kami untuk memberikan perlindungan kepada Eliezer, dan menguatkan psikis dan mental untuk tetap konsisten," imbuh Susilaningtias.

Sidang Bharada E Digabung dengan Kuat dan Ricky Rizal, Mantan Hakim: Ini Keputusan Tepat

Sidang Bharada E Digabung dengan Kuat dan Ricky Rizal, Mantan Hakim: Ini Keputusan Tepat

Primetime News • 1 month ago Pembunuhan

Majelis Hakim memilih untuk menggabungkan sidang tiga terdakwa, yakni Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Senin, (7/11/202). Mantan Hakim MA Gayus Lumbuun menilai hal tersebut merupakan keputusan yang tepat mempertimbangkan efisiensi waktu. 

"Bukan hanya soal waktu, kami yang menyaksikan diluar ini lebih baik, jadi lebih sistematis," ujar Gayus Lumbuun dalam wawancara daring di program Primetime News Metro TV, Senin, (7/11/202).

Gayus Lumbuun menilai persidangan tersebut sudah dirancang dengan matang oleh majelis hakim dengan berbagai pertimbangan. Dirinya juga mengatakan, dengan digabungnya persidangan tersebut tidak terlalu berpengaruh kepada Richard Eliezer sebagai justice collaborator. Hal ini justru menjadi kesempatan Eliezer utuk membuktikan predikat tersebut.

"Justru kita bisa mengukur, apakah predikat JC ini sudah tepat bagi Eliezer. Harusnya seperti itu harapannya, dia tetap berpegang teguh pada apa yang ia yakini dan alami sebenarnya," tambahnya.

Sidang Gabungan Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Dilanjutkan 12 November 2022

Sidang Gabungan Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Dilanjutkan 12 November 2022

Headline News • 1 month ago pembunuhan

Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal telah selesai di lakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (7/11/2022) siang. Namun, hanya lima saksi yang datang dan berikan kesaksian di pengadilan sehingga akan dilanjutkan 12 November 2022.

Lima orang saksi tersebut yakni, sopir ambulans yang membawa jenazah Brigadir J, tenaga kesehatan dan pihak dari provider. Dari kesaksian lima orang tersebut, hakim menemukan beberapa fakta baru mengenai kronologi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sebelumnya, Jaksa Penuntun Umum (JPU) telah menjadwalkan 12 orang yang diharuskan hadir dalam sidang gabungan terdakwa Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal. Sebanyak tujuh orang yang tidak hadir dalam persidangan, di antaranya ART Ferdy Sambo dan staf pribadi Ferdy Sambo. 

Pakar Hukum: Unsur Pembunuhan Berencana Brigadir J Sudah Jelas, Motif  Tidak Penting

Pakar Hukum: Unsur Pembunuhan Berencana Brigadir J Sudah Jelas, Motif Tidak Penting

Special Report • 1 month ago pembunuhan

Persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saat ini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian, majelis hakim coba mengungkap apa motif dibalik pembunuhan tersebut.

Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan menilai, motif tidaklah penting karena kasus tersebut sudah terbukti pembunuhan berencana. Dirinya juga menyebut, latar belakang permasalahan pada kasus tersebut bukan objek utama yang harus didalami.

"Bagi hukum, itu tidak penting. Unsur menghilangkan nyawa sudah terbukti, soal latar belakang membunuh itu bukan syarat yang utama," tegas Asep.

Pakar Hukum: Kasus Brigadir J Jelas Pembunuhan Berencana oleh Ferdy Sambo Cs

Pakar Hukum: Kasus Brigadir J Jelas Pembunuhan Berencana oleh Ferdy Sambo Cs

Special Report • 1 month ago pembunuhan

Empat bulan berselang usai kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, kini persidangan telah masuk ke tahap pembuktian. Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan menyebut kasus Brigadir J sudah jelas pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo Cs.

"Pembunuhan berencana ini sudah terbukti, cerita itu sudah ada, pelakunya sudah mengaku," ujar Asep Iwan Iriawan.

Hakim Diharapkan Bersikap Tegas Terhadap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Hakim Diharapkan Bersikap Tegas Terhadap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Special Report • 1 month ago pembunuhan

Pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan mengatakan, dalam persidangan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, hakim harus berani keras terhadap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Asep juga menyebut hakim harus berlaku sama seperti yang Ia lakukan kepada ART Susi.

"Hakimnya jangan hanya berani kepada pembantu rumah tangga, harus berani juga sama lambang jenderal itu," ujar Asep Iwan Iriawan.

Wajah Jenazah Penuh Luka, Adik Brigadir J: Ini Bukan Peristiwa Tembak-menembak Melainkan Penganiayaan

Wajah Jenazah Penuh Luka, Adik Brigadir J: Ini Bukan Peristiwa Tembak-menembak Melainkan Penganiayaan

Breaking News • 1 month ago pembunuhan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta adik Brigadir J untuk menjelaskan kondisi jenazah sang kakak, di Rumah Sakit Bhayangkara Kramat Jati, dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Rabu, (2/11/2022). 

Adik Brigadir J menjelaskan, ia hanya dapat melihat wajah jenazah yang penuh dengan luka. Ia berasumsi, bahwa tewasnya sang kakak bukan karena peristiwa tembak-menembak, melainkan ada dugaan penganiayaan.

"Ini bukan tembak-menembak. Ada bekas sayatan di bawah mata sebelah kanan, bekas luka di hidung, bekas jahitan di bibir dan saya lihat rahangnya seperti bergeser," ujar adik Brigadir J, Mahareza Hutabarat.

Reza mengaku dirinya sangat minim informasi terhadap siapa dan apa yang sebenarnya terjadi. Ia hanya sebatas mengetahui, bahwa Brigadir J ditembak oleh Richard Eliezer. Selain itu, tidak ada informasi tambahan dari internal kepolisian yang ia dapatkan. Bahkan, nomor telepon yang ia miliki di blokir oleh semua terdakwa yang bersangkutan dengan pembunuhan sang kakak.

Pakar Mikroekspresi: Kuat Ma'Ruf Tunjukkan Ekspresi Berempati di Persidangan

Pakar Mikroekspresi: Kuat Ma'Ruf Tunjukkan Ekspresi Berempati di Persidangan

Breaking News • 1 month ago pembunuhan

Gerak-gerik serta ekspresi terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf menjadi sorotan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, (2/11/2022). Pakar Gestur dan Mikroekspresi Monica Kumalasari menyoroti mimik wajah yang diberikan Kuat Ma'ruf. Dirinya menilai kuat Ma'ruf menunjukan ekspresi tersebut berarti kesedihan, kemarahan, serta berempati.

"Saya melihat, respon oleh Kuat Ma'ruf ini menampilkan empati emosional," ujar Monica Kumalasari dalam Breaking News Metro TV, Rabu (2/11/2022). 

Monica juga menyoroti kontak mata antara Kuat Ma'ruf dengan ayah Ayah Brigadir J Samuel Hutabarat. Monica mengatakan, dengan adanya kontak mata, pesan yang diberikan oleh Samuel akan tersampaikan dengan baik.

Ricky Rizal & Kuat Ma'ruf Minta Maaf, Ibu Brigadir J: Buktikan Permintaan Maaf Itu di Hadapan Tuhan

Ricky Rizal & Kuat Ma'ruf Minta Maaf, Ibu Brigadir J: Buktikan Permintaan Maaf Itu di Hadapan Tuhan

Breaking News • 1 month ago pembunuhan

Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Brigadir J dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, (2/11/2022). Pihak keluarga Brigadir J merespon permintaan maaf tersebut dengan emosional.

"Saya harap Ibu Rosti Simanjuntak, serta Bapak Samuel Hutabarat serta keluarga besar almarhum Yosua dapat memberikan maaf kepada saya atas kebodohan dan ketidaktahuan saya saat terjadi situasi saat itu," ujar Ricky Rizal.

Rosti Simanjuntak selaku ibu dari Brigadir J menanggapi permintaan maaf keduanya dengan emosional. Rosti menyebut skenario yang disusun sangat keji dan mengatakan semua yang terlibat memang menginginkan kematian Brigadir J. Rosti pun mengatakan permintaan maaf saja tidak cukup, Rosti meminta keduanya menyesali perbuatan yang telah diperbuat dan mengakui perbuatannya dengan berkata sejujur-jujurnya.

"Jangan hanya berkata maaf, kalau maaf di bibir gampang. Buktikan kata maafmu itu di hadapan tuhan," tegas Rosti Simanjuntak.

Jelang Sidang Lanjutan Ricky Rizal & Kuat Ma’ruf

Jelang Sidang Lanjutan Ricky Rizal & Kuat Ma’ruf

Metro Xinwen • 1 month ago pembunuhan

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menggelar sidang kasus pembunuhan Brigadir J sejak 17 Oktober lalu, kini sidang tersebut memasuki pekan ketiga. Sidang kembali dilanjutkan dengan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, Rabu, (2/11/2022).

Sebelumnya, terlah digelar sidang pemeriksaan 12 saksi, yakni keluarga Brigadir J pada sidang lanjutan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Jaksa Penuntut Umum kembali menghadirkan 12 orang saksi yang sama dalam persidangan hari ini.

Majelis hakim telah menolak eksepsi yang diajukan keduanya pada sidang putusan sela pekan lalu. Kedua terdakwa tersebut akan disidangkan secara bersamaan karena saksi yang dihadirkan sama. Keduanya dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Skenario Palsu Ferdy Sambo Perlahan-lahan Terungkap di Meja Sidang

Skenario Palsu Ferdy Sambo Perlahan-lahan Terungkap di Meja Sidang

Breaking News • 1 month ago pembunuhan

Skenario palsu yang disusun oleh Ferdy Sambo untuk menutupi kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mulai terungkap. Majelis hakim menyoroti beberapa pernyataan yang diberikan oleh para saksi dalam persidangan, salah satunya ART dan ajudan Ferdy Sambo, Senin, (31/10/2022).

Senin, 31 Oktober lalu, Susi bersaksi dalam persidangan terhadap kasus pembunuhan Brigadir J. Diketahui saat beri kesaksian, Susi sulit untuk menjawab pertanyan hakim dengan jujur. Namun, berkat kejelian majelis hakim, akhirnya terungkap bahwa Susi berbohong saat bersaksi.

Majelis hakim juga berhasil mengungkap skenario palsu yang disebutkan Adzan Romer selaku ajudan Ferdy sambo. Romer mengatakan ada perkelahian antara Eliezer dan Yosua sebelum tragedi penembakan terjadi. Namun, saat dikonfirmasi kembali, ternyata tidak ada perkelahian antar-keduanya.

Fakta baru juga terungkap ketika pihak keluarga memberikan foto tubuh Brigadir J yang penuh dengan luka lebam. Hal tersebut mengungkap bahwa selain pembunuhan, terdapat bentuk penyiksaan yang diterima oleh Brigadir J.

Reza Hutabarat juga mengatakan bahwa dirinya dilarang untuk membuka dan mengangkat jenazah Brigadir J oleh seorang perwira polisi. Reza mengatakan dirinya terus dihalangi ketika ingin membuka jenazah sang kakak.

Hal tersebut menambah rentetan fakta baru yang diungkap oleh majelis hakim. Fakta lainnya masih akan terungkap di sidang selanjutnya.

Giliran Ricky Rizal & Kuat Ma'ruf yang Bertemu Keluarga Brigadir J di PN Jaksel

Giliran Ricky Rizal & Kuat Ma'ruf yang Bertemu Keluarga Brigadir J di PN Jaksel

Breaking News • 1 month ago pembunuhan

Jaksa Penuntut Umum akan hadirkan 12 orang saksi dari pihak korban, dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J untuk terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, (2/11/2022).

Sebelumnya, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf sempat mengajukan eksepsi dalam persidangan, tetapi, eksepsi keduanya ditolak oleh majelis hakim, pekan lalu. Majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan sidang pemeriksaan saksi untuk keduanya pada hari ini.

Sidang Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan dijalankan bersamaan dan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso. Persidangan keduanya juga akan berjalan dengan audio yang tidak terbuka sepenuhnya, seperti persidangan sebelumnya.