NEWSTICKER

Tag Result:

Keluarga Korban Pengeroyokan di Ponpes Darul Qur'an Lantaburo Minta Proses Hukum Dilanjutkan

Keluarga Korban Pengeroyokan di Ponpes Darul Qur'an Lantaburo Minta Proses Hukum Dilanjutkan

Top News • 1 month ago pembunuhan

Keluarga santri korban pengeroyokan di Pondok Pesantren Darul Qur'an Lantaburo, Cipondoh, Tangerang, Banten menuntut proses hukum tetap berlanjut dan hukum ditegakkan seadil-adilnya.

"Respon keluarga karena yang datang itu manusia apalagi kita sesama muslim, dia meminta maaf, saya beri maaf. Akan tetapi, maaf bukan untuk segalanya bukan dimaafkan lalu kasus hilang saya tidak setuju," ujar Kakek Korban, Ali Murni.

Sebelumnya, seorang santri bernama Rio Andika Putra dikeroyok oleh 12 pelaku yang merupakan temannya hingga tewas.

Polisi Tetapkan 10 Tersangka dalam Kasus Mutilasi Di Mimika Papua

Polisi Tetapkan 10 Tersangka dalam Kasus Mutilasi Di Mimika Papua

Top News • 1 month ago pembunuhan

Penyidik Kepolisian Daerah Papua menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus mutilasi empat korban di Mimika, Papua. Para pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Dari 10 tersangka, enam diantaranya merupakan oknum Anggota TNI AD, yang telah diamankan oleh Subdenpom. Tiga tersangka lainnya adalah warga sipil, telah diamankan di Polres Mimika. Sementara, satu orang lagi warga sipil berinisial RY kini berstatus buron. 

Dari pemeriksaan penyidik diketahui kejadian ini diawali dari rekayasa transaksi senjata oleh pelaku. Rekayasa ini berujung aksi para pelaku yang  menghabisi empat korban dan mengambil sejumlah uang senilai Rp250 juta.
 
Dua jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, sementara dua korban pembunuhan lainnya hingga kini belum ditemukan. Para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. 

5 dari 12 Santri Tersangka Pengeroyokan Ditahan di Polres Tangerang

5 dari 12 Santri Tersangka Pengeroyokan Ditahan di Polres Tangerang

Top News • 1 month ago pembunuhan

Polres Metro Tangerang Kota menahan lima dari 12 santri tersangka kasus dugaan pengeroyokan yang berujung kematian seorang santri di Pondok Pesantren Darul Qur'an Lantaburo Tangerang. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugrogo mengatakan, dari 12 tersangka, lima santri ditahan dan tujuh santri lainnya dititipkan ke orang tua masing-masing karena usianya belum mencapai 14 tahun.

Zain menyebut motif pengeroyokan karena salah satu tersangka tersinggung dengan perilaku korban yang dinilai tidak sopan saat membangunkan salah satu seniornya. Polisi juga tengah menyelidiki apakah ada unsur kelalaian pengawas Pondok Pesantren Darul Qur'an Lantaburo dalam kasus tersebut.

Menanggapi kasus kekerasan di lingkungan pondok pesantren, pengamat pendidikan Doni Koesoema sangat menyesalkan peristiwa kekerasan hingga menyebabkan korban jiwa di lingkungan pondok pesantren. Doni pun meminta para pengurus pesantren untuk memperketat pengawasan dan memaksimalkan pendidikan karakter kepada anak didiknya. 

Keluarga Korban Minta Kasus Pengeroyokan di Ponpes Darul Qur'an Lantaburo Diusut Tuntas

Keluarga Korban Minta Kasus Pengeroyokan di Ponpes Darul Qur'an Lantaburo Diusut Tuntas

Top News • 1 month ago pembunuhan

Keluarga santri korban pengeroyokan di Pondok Pesantren Darul Qur'an Lantaburo mengadakan pengajian tahlilan pada Senin (29/8/2022) malam. Acara tahlilan ini dihadiri oleh sejumlah kerabat dan saudara di antaranya Forum Silaturahmi Pondok Pesantren dan Perwakilan Pondok Pesantren.

Kakek dari korban Ali Murni mengatakan, pihaknya telah memaafkan pihak pondok pesantren. Namun, keluarga korban tetap meminta agar hukum tetap ditegakan dan meminta penegak hukum mengusut kasus ini hingga tuntas.

Forum Silaturahmi Pondok Pesantren yang juga hadir dalam acara tersebut juga mengingatkan kepada seluruh santri untuk berpikir sebelum melakukan sesuatu.

"Kita berharap kedepannya para santri ini semakin berpikir ulang jika ingin melakukan sesuatu. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan semoga almarhum Rio menjadi pelajaran bagi seluruh santri yang ada di Kota Tangerang, Banten," ujar Pengurus Forum Silaturahmi Pesantren Buchori Al'Aroby. 

Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi 4 Warga di Mimika Papua

Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi 4 Warga di Mimika Papua

Primetime News • 1 month ago pembunuhan

Kasus Pembunuhan disertai mutilasi mengegerkan warga Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Korban berjumlah empat orang warga Kabupaten Nduga yang ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tidak utuh. Sebanyak tiga pelaku warga sipil ditangkap dan enam oknum anggota TNI ditetapkan sebagai tersangka diduga terlibat pembunuhan.

Dirreskrimkum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Ramadhani menyatakan pihaknya telah menerjunkan Inafis dan Labfor untuk mengetahui dengan jelas kondisi pembunuhan ini. Sementara itu, sampai saat ini sudah ada tiga terduga pelaku yang ditangkap dan ditahan di Polres mimika.

Pihak keluarga korban memblokir Jalan Poros Mimika sebagai bentuk protes dan menuntut TNI, Polri dan Basarnas melakukan pencarian korban yang belum ditemukan, keluarga juga menuntut pelaku yang terlibat untuk di proses secara hukum. 

Korban Mutilasi di Timika Papua Adalah Simpatisan KKB

Korban Mutilasi di Timika Papua Adalah Simpatisan KKB

Primetime News • 1 month ago pembunuhan

Pembunuhan disertai mutilasi di Timika, Papua mellibatkan Anggota TNI AD. Korban merupakan simpatisan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pembunuhan ini terindikasi adanya pembunuhan berencana yang dilakukan oleh masyarakat sipil yang berkoordinasi dengan Anggota TNI AD.

"Ada indikasi pembunuhan berencana pada peristiwa ini, karena dari hasil keterangan tersangka, kejadian ini direncanakan sejak 20 Agustus 2022. Pembunuhan ini diinisiasi oleh dua orang yaitu masyarakat sipil J dan R yang kemudian berkoordinasi dengan beberapa oknum TNI," jelas Ditreskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Ramadhani.

Pasca peristiwa pembunuhan yang disertai mutilasi ini, situasi keamanan di Timika, Papua berlangsung kondusif. Penanganan lebih lanjut terhadap terduga pelaku dari masyarakat sipil akan ditangani oleh Polres Timika sedangkan dari Anggota TNI akan ditangani oleh Pomdam.

TNI AD akan Tindak Tegas Jika 6 Oknum Prajurit Terbukti Terlibat Pembunuhan dan Mutilasi di Mimika Papua

TNI AD akan Tindak Tegas Jika 6 Oknum Prajurit Terbukti Terlibat Pembunuhan dan Mutilasi di Mimika Papua

Primetime News • 1 month ago pembunuhan

Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen Teguh Muji Angkasa menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas dan memproses hukum apabila terbukti enam oknum TNI AD terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi di Mimika, Papua.

"Bila ada prajurit kami yang terlibat dalam tindakan pidana kriminal kami tidak akan memberikan toleransi apapun, kami akan memberikan sanksi yang tegas untuk di proses hukum sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku," tegas Mayjen Teguh Muji Angkasa.

Balita di Kediri Tewas Bersimbah Darah, Ada Palu di Samping Korban

Balita di Kediri Tewas Bersimbah Darah, Ada Palu di Samping Korban

Metro Hari Ini • 1 month ago pembunuhan

Seorang anak berusia tiga tahun di Kediri, Jawa Timur, ditemukan bersimbah darah di rumahnya dengan luka di bagian kepala, sementara ibu korban tidak diketahui keberadaannya.

Balita tiga tahun ini ditemukan neneknya sudah terluka parah di rumahnya di Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Sang nenek yang panik langsung berteriak minta tolong kepada tetangga. 

Korban akhirnya dibawa ke rumah sakit namun naas nyawa korban tidak tertolong. Menurut tetangga korban saat ditemukan di samping korban ada palu dengan bercak darah.

Saat ini Polres Kediri masih menyelidiki kasus ini. Polisi menduga pelaku adalah keluarga dekat korban. 

"Dugaan kuat pelakunya ini masih dalam lingkungan keluarga sendiri. Insyaallah dalam waktu dekat kita bisa mengungkap pelakunya," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra.

Isak Tangis Warnai Pemakaman Bocah Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan di Aru

Isak Tangis Warnai Pemakaman Bocah Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan di Aru

Top News • 1 month ago Pembunuhan

Jenazah CBL, anak dibawah umur korban pemerkosaan dan pembunuhan dimakamkan di TPU Perumahan Rakyat Kota Dobo, Kepulauan Aru, Maluku. Pemakaman diwarnai isak tangis anggota keluarga dan ratusan warga yang mengantar pemakaman. 

Orang tua korban tak kuasa menahan sedih saat peti jenazah diturunkan ke liang lahat. Sebelumnya, BCL menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi, Minggu (21/8/2022) lalu. Pelaku berinisial Ok yang juga tetangga korban berhasil ditangkap aparat Polres Kepulauan Aru satu hari setelah kejadian.

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pria Paruh Baya di Bandung

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pria Paruh Baya di Bandung

Headline News • 2 months ago pembunuhan

Satreskim Polres Cimahi berhasil menangkap pelaku penganiayaan hingga tewas seorang pria paruh baya di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Motif pelaku melakukan penganiayaan, karena kesal terhadap korban yang tidak terima ditegur parkir di depan rumahnya.

Kasus penganiayaan ini bermula saat korban memarkir mobil di depan rumah pelaku. Salah satu karyawan pelaku kemudian keluar dan menegur korban agar tidak parkir di lokasi tersebut, namun terguran tidak digubris oleh korban dan menyebabkan adu mulut. 

Mendengar ada keributan, pelaku berinisial HH keluar sambil membawa senjata tajam dan membela karyawannya. HH pun menusuk korban sebanyak lima kali dan korban tewas ketika berusaha mencari rumah sakit. 

Setahun Pelaku Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Tak Terungkap, Polisi: Kami Berhati-hati

Setahun Pelaku Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Tak Terungkap, Polisi: Kami Berhati-hati

Primetime News • 2 months ago pembunuhan

Setahun kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang berlalu, tetapi tak satu pun ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyatakan bahwa tim penyidik berhati-hati melakukan pembuktian dan penyesuaian barang bukti. 

"Kita tetap berupaya untuk berhati-hati melakukan pembuktian di mana di dalam Pasal 184 KUHAP itu, alat-alat bukti yang ada harus ada persesuaian sehingga ini yang betul-betul kita terapkan sehingga penyidik tidak gegabah untuk melakukan penetapan terkait tersangkanya," ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Ibrahim juga berharap kasus dapat segera terungkap dan memberi keadilan kepada keluarga korban dan masyarakat. Namun, ia menjelaskan bahwa perubahan perkembangan penyidikan dan penyelidikan tidak dapat diukur. 

Sebelumnya pada Rabu (17/8/2022) garis polisi yang berada di TKP pembunuhan telah dicopot dan rumah telah dikembalikan kepada pihak keluarga. Kombes Pol Ibrahim mengatakan bahwa itu merupakan permintaan pihak keluarga. Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap memberikan syarat bahwa kondisi rumah tersebut tidak boleh diubah. 

Pihak penyidik masih terus melakukan pengembangan pemeriksaan saksi serta barang bukti. Polisi telah mengamankan 216 barang bukti serta memeriksa 121 saksi. 

Setahun Pembunuhan Istri & Anaknya di Subang Belum Terungkap, Suami Korban Surati ke Presiden

Setahun Pembunuhan Istri & Anaknya di Subang Belum Terungkap, Suami Korban Surati ke Presiden

Metro Siang • 2 months ago Pembunuhan

Satu tahun berjalan, namun tersangka kasus pembunhan ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Jalancagak, Subang belum juga terungkap. Pihak Polda Jawa Barat pun akhirnya membuka garis polisi di TKP pada Rabu (17/8/2022) sore. Polisi juga menyerahkan kunci rumah kepada Yosep Hidayat, suami sekaligus ayah dari korban.

Yosep mengatakan, rumaqh tersebut kemungkinan tidak akan ditempati lagi namun akan diwakafkan, untuk pembangunan masjid. Dalam konferensi pers di Bandung, Jumat (12/8/2022) Yosep meminta kejelasan atas kasus yang berlarut-larut ini. Pada kesempatan yang sama Yosep juga mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan Komnas Hak Asasi Manuasia (HAM) demi percepatan kasus dan kejelasan hukum.

Garis Polisi di TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Dilepas

Garis Polisi di TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Dilepas

Headline News • 2 months ago Pembunuhan

Satu tahun berjalan, namun tersangka kasus pembunhan ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Jalancagak, Subang belum juga terungkap. Pihak Polda Jawa Barat pun akhirnya membuka garis polisi di TKP pada Rabu (17/8/2022) sore. Pelepasan garis polisi itu disaksikan langsung oleh Yosep, suami sekaligus ayah dari korban berserta kuasa hukumnya.

Setelah melepas seluruh garis polisi, pihak polisi juga menyerahkan kunci rumah kepada yosep. Dengan demikian Yosep dan keluarga korban pembunuhan sadis itu sudah bisa kembali mendiami rumah tersebut. Namun Yosep menyebutkan, rumah miliknya tersebut kemungkinan tidak akan ditempati lagi dan akan diwakafkan untuk pembangunan masjid. Diketahui pembunuhan ibu dan anak itu terjadi pada (18/8/2021) lalu. 

Motif Paman Bunuh Keponakan di Deli Serdang Karena Dendam

Motif Paman Bunuh Keponakan di Deli Serdang Karena Dendam

Headline News • 2 months ago pembunuhan

Paman pelaku penikaman keponakan hingga tewas di Deli Serdang, Sumatera Utara, mengaku tega menghabisi nyawa siswa sekolah dasar itu karena motif dendam yang dipicu karena masalah keluarga. 

Namun belum diketahui secara detail, dendam apa yang membuat pelaku nekat melakukan pembunuhan karena saat diperiksa polisi, pelaku memberikan keterangan yang tidak jelas. Polisi pun akan membawa pelaku untuk memeriksa kondisi kejiwaannya terlebih dahulu.

Namun polisi mengatakan, pelaku sudah merencanakan aksinya dengan membeli pisau terlebih dahulu. Akibat perbuatannya pelaku akan dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Polres Bogor Tangkap 4 Tersangka Pembunuhan Bendahara KONI Kalbar

Polres Bogor Tangkap 4 Tersangka Pembunuhan Bendahara KONI Kalbar

Top News • 2 months ago pembunuhan

Polisi menangkap empat orang pelaku pembunuhan terhadap Bendahara KONI, Kabupaten Kayong, Kalimantan Barat yang mayatnya ditemukan di dalam karung di wilayah Bogor. Otak dari pembunuhan diketahui merupakan Anggota TNI. 

Kurang dari sepekan, misteri penemuan mayat dalam karung di area komplek wisata Puncak Dua, Sukamakmur, Bogor akhirnya terungkap. Korban teridentifikasi merupakan AN Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Jajaran Reskrim Polres Bogor akhirnya berhasil mengamankan empat orang tersangka termasuk otak dari pembunuhan berinisial AK seorang oknum Anggota TNI yang tidak lain adalah rekan korban. Selain AK, polisi juga mengamankan tiga orang eksekutor dengan inisial AA, D, dan RH yang ketiganya diketahui merupakan karyawan swasta.

Sementara itu terkait motif, pihak Kepolisian mengatakan bahwa pembunuhan ini didasari oleh masalah utang piutang sebesar Rp300 juta. Atas perbuataannya, keempat tersangka terancam pasal 338 dan 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati. Selain itu otak pembunuhan AK saat ini juga ditangani oleh POM TNI AU, Lanud Atang Sanjaya.

Berstatus Saksi, Pria yang Ditangkap Soal Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Dilepas

Berstatus Saksi, Pria yang Ditangkap Soal Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Dilepas

Top News • 2 months ago pembunuhan

Pria terduga pembunuh ibu dan anak di Subang dilepaskan oleh pihak Polda Jawa Barat usai pemeriksaan. Hampir satu tahun belum ada tersangka dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut.

Polisi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan penyidik terhadap pria berinisial S tidak ditemukan bukti yang cukup kuat untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka. S masih berstatus sebagai saksi dan terus dipantau untuk pendalaman lebih lanjut.

Sebelumnya S ditangkap petugas gabungan Polda Jabar dan Polres Subang di Pelabuhan Muara Angke karena diduga ada di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak, Subang. Korban belum mendapatkan pemberitahuan resmi siapa S yang ditangkap oleh Polisi. Penyidik sejauh ini sudah memeriksa sebanyak 121 orang saksi dan mengumpulkan 216 barang bukti.

"Penyidik belum menemukan adanya kesimpulan terkait dengan pemeriksaannya. Sehingga yang bersangkutan masih dijadikan saksi dan karena pemeriksaan memang harus 1x24 jam harus ada penentuan sehingga yang bersangkutan masih dilepaskan.", Ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo

Diduga Cemburu, Pria di Bangkalan Bunuh Istri Siri

Diduga Cemburu, Pria di Bangkalan Bunuh Istri Siri

Top News • 2 months ago pembunuhan

Seorang pria tega membunuh istri sirinya di Kabupaten Bangkalan, Madura karena merasa sakit hati istrinya diduga berselingkuh. Untuk menyembunyikan bukti kejahatannya, tersangka mengubur korban di semak belukar.

Seorang petani menemukan jasad istri pelaku yang sudah berupa tulang belulang di Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan. Petani menemukan jasad tersebut saat tengah bekerja di sekitar lokasi. Polisi yang menerima laporan warga langsung mengevakuasi jasad korban dan segera menyelidiki identitas dan keluarga terdekat korban.

Hasilnya ditemukan keterlibatan seorang pria berinisial MS yang merupakan suami siri korban yang mengaku telah membunuh korban tiga bulan lalu dan tersangka sebelumnya pernah ditangkap terkait kasus pencurian. Menurut pengakuan tersangka motif pembunuhan adalah sakit hati karena korban diduga hamil karena hasil berhubungan dengan pria lain.

"Karena diketahui dicari tahu ada warga yang hilang dan akhirnya orang terdekat ditemui ketemulah MS sebagai pelaku. Setelah itu digali dan didalami ternyata motifnya adalah asmara. Korban dibunuh karena sudah selingkuh, menurut pengakuan dia ini istri sirinya walaupun orang tuanya tidak mengetahui bahwa mereka saling berdekatan.", Ujar AKBP Wiwit Ari Wibisono 

Pelaku Pembunuhan Anak SD di Deli Serdang Mengidap Skizofrenia

Pelaku Pembunuhan Anak SD di Deli Serdang Mengidap Skizofrenia

Metro Siang • 2 months ago Pembunuhan

Pelaku pembunuhan keponakannya sendiri di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa hari lalu ternyata pernah mengalami masalah kejiwaan kronis dan sempat dirawat di rumah sakit jiwa selama 14 hari. Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata.

Menurut Yudha, pelaku yang bernama Rahmat didiagonis skizofrenia oleh Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa pada Maret 2021. Yudha menambahkan pelaku tidak bisa mengalami tekanan tertentu sehingga bisa membuat penyakitnya kambuh seketika. Polisi terus mencari keberadaan Rahmat yang diketahui terus berpindah-pindah untuk menghindari petugas. Kepolisian Sunggal dibantu dengan Polrestabes Medan dan Polda Sumut membentuk tiga tim dan menyebar ke sejumlah lokasi untuk mencari pelaku.

Sebelumnya, korban SRB yang masih duduk di sekolah dasar tewas ditikam oleh pamannya Rahmat saat proses belajar mengajar berlangsung. Menurut saksi mata, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kelas korban dan langsung melakukan penusukan kepada korban.

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Kepulauan Sula

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Kepulauan Sula

Metro Siang • 2 months ago Pembunuhan

Aparat Polres Kabupaten Kepulauan Sula berhasil membekuk pelaku pembunuhan satu keluarga karena motif dendam di Desa Rawa Mangoli, Mangoli Utara, Kepulauan Sula, Maluku Utara. Pelaku berinisial GO berhasil dibekuk aparat kepolisian di Desa Loko, Mangoli Barat, Kepulauan Sula setelah keluar mencari makan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Michael Irwan Tamsil mengungkapkan, motif pembunuhan tersangka terhadap istri, mertua dan adik iparnya karena latar belakang dendam. Tersangka sakit hati kepada mertuanya karena tidak mengijinkan istri dan anaknya tinggal satu rumah dengannya serta tidak merestui hubungan dengan istrinya.

Tersangka kini telah ditangkap oleh anggota Sat Reskrim di Polres Kepulauan Sula dan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Kepulauan Sula.

Setahun Berlalu, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

Setahun Berlalu, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

Metro Siang • 2 months ago Pembunuhan

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat yang terjadi pada Agustus 2021 lalu masih menjadi misteri. Setahun berlalu, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan belum menetapkan tersangka. Sementara, TKP pembunuhan ibu dan anak mulai ditumbuhi ilalang dan masih diberikan garis polisi.

Dari hasil penyelidikan, satu orang pria yang berasal dari Jakarta Utara ditangkap Polda Metro Jaya. Pria tersebut diduga berada di tempat kejadian saat pembunuhan berlangsung pada Rabu (18/8/2021) lalu. 

Anak sekaligus kakak korban, Yoris belum mengetahui secara pasti perihal seorang laki-laki yang diamankan kepolisian dan baru mengetahui orang tersebut dari media dan belum ada pemberitahuan resmi dari pihak kepolisian. Ia berharap agar pihak kepolisan bisa segera mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada adiknya itu. 

Berkas Tahap 1 Kasus Pembunuhan Siswa SMP di Magelang Siap Dilimpahkan ke Kejari

Berkas Tahap 1 Kasus Pembunuhan Siswa SMP di Magelang Siap Dilimpahkan ke Kejari

Metro Siang • 2 months ago Pembunuhan

Polres Magelang telah melengkapi berkas penyidikan untuk pelimpahan tahap satu ke Kejaksaan Negeri Magelang soal kasus pembunuhan siswa SMP oleh teman sebayanya. Hingga kini polisi masih mencari barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk membunuh temannya.

Kesiapan pelimpahan berkas perkara tahap satu ke Kejari Magelang disampaikan Kapolres Magelang AKBP Sajarod Zakun usai menemui perwakilan keluarga korban di Mako Polres Magelang.

"Terakhir kemarin kita periksa dari keluarga tersangka dan keluarga korban di Polsek. Jadi, kita ambil keterangan dan kemarin juga sudah koordinasi dengan Jaksa dan sebentar lagi persiapan tahap satu. Pelimpahan tahap satu ini sesuai dengan waktunya yakni 15 hari semenjak yang bersangkutan ditahan," ujar Sajarod.

Terduga Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Masih Berstatus Saksi

Terduga Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Masih Berstatus Saksi

Top News • 2 months ago pembunuhan

Polda Jawa Barat memeriksa seseorang berinisial S yang diduga berada di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak Subang, Jawa Barat, yang terjadi setahun lalu. Pria tersebut ditangkap di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. 

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo mengatakan status S saat ini masih sebagai saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, S ditangkap polisi karena dicurigai berada di TKP pembunuhan. 

Sampai saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan dan polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui keterkaitan S dengan kasus ini. 

Keji, Suami di Sula Tega Bunuh Istri, Mertua dan Adik Ipar

Keji, Suami di Sula Tega Bunuh Istri, Mertua dan Adik Ipar

Metro Pagi Prime Time • 2 months ago Pembunuhan

Satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua orang anaknya ditemukan tewas mengenaskan di Desa Rawa Mangoli, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula, Maluku Utara. 

Pelaku pembunuhan keji ini merupakan suami korban berinisal GO (37) yang saat ini buron. Ia diduga tega menghabisi nyawa istrinya beserta mertua dan adik iparnya sendiri. Ketiga korban tewas mengenaskan dengan sejumlah luka sayatan parang di beberapa bagian tubuh. Aksi keji pelaku itu disaksikan anak pertamanya yang masih berusia enam tahun yang kemudian melaporkan ke warga sekitar.

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Michael Irwan Thamsil mengatakan, kasus pembunuhan ini telah ditangani oleh Polres Kabupaten Kepulauan Sula. Polisi telah melakukan olah TKP dan kini tengah memburu pelaku. Sementara motif pembunuhan masih didalami polisi.

Motif Pembunuhan Bocah SMP di Magelang Terungkap: Pelaku Sakit Hati Ketahuan Curi HP di Sekolah

Motif Pembunuhan Bocah SMP di Magelang Terungkap: Pelaku Sakit Hati Ketahuan Curi HP di Sekolah

Primetime News • 2 months ago pembunuhan

Polres Magelang mengungkap motif pembunuhan pelajar SMP Negeri Grabak, Kabupaten Magelang, yang dilakukan oleh temannya sendiri. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui sakit hati karena ketahuan saat mencuri telepon genggam di sekolah. 

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka pada tubuh korban akibat benda tajam dan benda tumpul pada bagian kepala, tangan, dan kaki. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mendalami kasus ini. Tersangka pun sudah ditangkap oleh kepolisian.

2 Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Indramayu Ditangkap

2 Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Indramayu Ditangkap

Top News • 2 months ago Pembunuhan

Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan sopir taksi online di aliran Sungai Panaran, Indramayu. Jasadnya ditemukan dalam keadaan dililit lakban pada 25 Juli 2022 lalu.

Kedua pelaku ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Tanjung Priok dan Jawa Timur. Keduanya diamankan di Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan dan mengetahui motif pelaku melakukan perampokan yang disertai pembunuhan. 

Komnas HAM Klaim Dapat Temuan Signifikan Usai Periksa Ajudan & ART Ferdy Sambo

Komnas HAM Klaim Dapat Temuan Signifikan Usai Periksa Ajudan & ART Ferdy Sambo

Headline News • 2 months ago Pembunuhan

Pemeriksaan terhadap ajudan dan asisten rumah tangga Irjen Ferdy Sambo sudah selesai dilaksanakan pada Senin (1/8/2022) sore. Komnas HAM mengklaim mendapatkan kemajuan yang signifikan usai pemeriksaan itu. Komnas HAM telah mendapatkan keterangan tambahan dari ajudan Irjen Sambo. 

Selain itu pihak Komnas HAM mendapatkan keterangan dan bukti tambahan terkait dengan adanya dokumen foto yang akan dicek validitasnya. Dokumen foto ini dapat dijadikan sebagai keterangan terkait dengan kerangka waktu yang terdapat saat berlangsungnya kejadian tersebut.

Polisi Inggris Minta Warga Bantu Identifikasi Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Boston

Polisi Inggris Minta Warga Bantu Identifikasi Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Boston

Headline News • 2 months ago Pembunuhan

Polisi Inggris membuat seruan kepada publik untuk membantu mengidentifikasi pelaku pembunuhan bocah 9 tahun di Boston, Lincolnshire pada Kamis (28/7/2022).

Pelaku diduga melakukan penusukan saat korban tengah bermain bersama saudara perempuannya didekat kantor orang tuanya. Polisi telah mengeluarkan gambar kamera pengawas yang merekam seorang pria sebagai terduga pelaku penusukan. 

Pihak berwenang berpesan pada masyarakat agar segera melapor ke pihak berwajib apabila menemui pria yang diduga pelaku pembunuhan. 

Misteri 'Skuad Lama' Pengancam Brigadir J

Misteri 'Skuad Lama' Pengancam Brigadir J

Primetime News • 2 months ago Pembunuhan

Kuasa hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengungkap Brigadir J mendapat ancaman sebelum kematiannya. Kamaruddin menyebut ancaman diberikan oleh sosok yang disebut sebagai squad lama.

Menurut Kamaruddin, ancaman tersebut terkuak dari pengakuan kekasih Brigadir J, dalam sejumlah percakapan yang dilakukan melalui sambungan telfon maupun Whatsapp Brigadir J yang kerap menceritakan ancaman tersebut.

Ancaman terakhir bahkan terjadi tepat satu hari sebelum kematian Brigadir J, kuasa hukum mengaku melaporkan ancaman tersebut kepada Polri maupun Komnas HAM.

Terkuak Percakapan Terakhir Kopda M dengan ART, Titip Pesan Jaga Anak-anaknya

Terkuak Percakapan Terakhir Kopda M dengan ART, Titip Pesan Jaga Anak-anaknya

Metro Hari Ini • 2 months ago Pembunuhan

Sebelum meninggal dunia, Kopda Muslimin sempat berbincang melalui telepon dengan salah satu asisten rumah tangganya bernama Kabul.

Percakapan ini terjadi sebelum Kopda M ditemukan meninggal di rumah orang tuanya di Kendal. Dalam percakapan ini, Kopda M mengatakan sudah terlambat kalau dirinya pulang ke rumah. Kopda M juga menyadari dirinya sedang diburu dan kasusnya sudah menjadi sorotan.

Kopda M meminta asistennya ini agar bisa menjadi paman dari anak-anaknya dan menjaga anaknya dengan baik. Ia mengaku sudah tidak kuat lagi dan menyerah.

Buntut Kasus Penembakan Brigadir J, Polri Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel

Buntut Kasus Penembakan Brigadir J, Polri Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel

Breaking News • 3 months ago Pembunuhan

Polri menonaktifkan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Brigjen Pol Hendra Kutrniawan dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto. Keduanya dinonaktifkan buntut penembakan Brigadir J.

"Untuk menjaga independensi tersebut, transparansi, dan akuntabel, pada malam hari ini Pak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan (mereka)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo pada Rabu (20/7/2022).

Menurut dia, hal tersebut merupakan bentuk komitmen Polri menuntaskan kasus penembakan antarpolisi di rumah Brigjen Ferdy Sambo. Dedi menegaskan tim bekerja profesional.